Bandung – Kota wisata dan investasi

Paris van Java. Itulah julukan kota bandung. Selain lama dikenal sebagai kota fashion, bandung juga dikenal sebagai kota kembang. Berbicara mengenai kota bandung tidak bisa lepas dari 2 hal yang sedang trending saat ini. Yaitu wisata dan investasi.

Bandung dikenal memiliki objek-objek wisata menarik. Seperti wisata alam, wisata petualangan, wisata sejarah, wisata belanja dan tentu saja wisata kuliner. Daya tarik wisata inilah yang mengundang banyak orang untuk berbondong-bondong datang ke bandung. Dengan banyaknya pendatang ke bandung, sektor investasi juga akan turut meningkat.

Seperti dilansir blog urbanindo, sejak dioperasikannya Tol Cipularang yang menghubungkan Bandung dan Jakarta, setiap akhir pekan Bandung menjadi tujuan wisata untuk masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Selain hawa sejuk, banyaknya tempat belanja dan wisata kuliner menjadikan kota yang dijuluki sebagai Paris van Java ini selalu dipadati oleh wisatawan.

Seiiring dengan berkembangnya pariwisata dan bisnis di Kota Bandung, para investor mulai melirik Kota Bandung sebagai tujuan investasi. Berdasarkan analisis properti dari UrbanIndo.com di Bulan Maret 2013 harga rata-rata tanah di Kota Bandung sebesar Rp. 2,7 Juta/m2 sedangkan rumah Rp. 6 Juta/m2, dalam kurun waktu kurang dari setahun harga rata-rata tanah naik menjadi Rp. 3,69 Juta/m2 atau  naik sekitar 36%. Bahkan untuk tanah di daerah Bandung Utara seperti Dago dan Setiabudi, harga rata-rata bisa mencapai 9,19 Juta/m2. Kenaikan ini berlaku untuk semua jenis properti lainnya, seperti apartemen maupun ruko yang mengalami kenaikan rata-rata sebesar 20-30%.

Peminat properti di daerah Bandung juga masih didominasi oleh penduduk Kota Jakarta, yang mencapai jumlah 56,1% dari total pencari properti di daerah Bandung. Sebanyak 66% dari para peminat properti tersebut melakukan pencarian untuk properti jenis rumah dan 14% untuk apartemen.